Dulu sekarang dan esok

27 05 2009

Dulu aku seorang yang suci.
Suci dari dosa-dosa yang ada di dunia.
Itu karena, manusia suci saat terlahir kedunia.

Sekarang aku seorang yang kotor.
Kotor dari dosa-dosa yang aku perbuat.
Itu karena, diriku adalah tempat salah dan dosa.

Esok aku seorang yang tak tau apa-apa.
Tak tau akan kehidupanku berikutnya.

Sekarang, esok, aku kan terus berusaha tuk menghapus dosa.
Dan mencoba kembali menjadi orang yang suci.

Karena dalam diri ini masih ada mimpi.
Mimpi tuk berada di sisi Ilahi





Pelukan Hangat Dari Ibu

27 05 2009

Terlihat dari jauh seorang anak kecil sedang berada dalam pelukan seorang ibu, pandangan kosong tak ada arah yang pasti di wajah anak itu, dia menunjukan seraut wajah yang polos dan penuh harapan dalam hidupnya, lama berada dalam pelukan ibu anak itupun turun dari pelukan hangat seorang ibu, ia mulai mencoba berlatih berjalan tanpa bantuan ibu yang berada di dekatnya, satu langkah, dua langkah, tiga langkah, anak itupun terjatuh, keseimbangan belum dapat ia kendalikan dengan baik, ia menangis kesakitan karena melihat lutut terluka penuh dengan darah merah tak terhenti, ibu menghampiri anaknya dibasuhnya luka yang ada pada lutut anak itu, di peluknya anak itu hingga tangispun terdengar hanya sendatan-sendatan kecil dari bibirnya. Pelukan hangat itu seakan-seakan menghilangkan rasa sakit, dan mengobati luka yang ada ditubuhnya.

Rasa sakit anak itu sudah mulai menghilang keberanianpun kembali mulai datang, dia kembali turun dari pelukan ibunya mencoba kembali menapakan kaki kecilnya di permukaan tanah yang ada di sekitarnya, langkah demi langkah telah ia lewati sesekali keseimbangan kembali terkoyah hingga dia harus berpegangan pada setiap benda yang ada di sampingnya, sesekali ibu merasa khawatir bila melihat anak sedang hilang keseimbangannya, tapi kali ini dia ingin melihat keberhasilan anaknya yang sedang mencari hal yang baru dalam hidupnya, anak itu terus mencoba berjalan menuju arah depan, setelah lama dalam usahnya dia mampu menjaga keseimbangan yang tadinya tak karuan, dan dia sekarang mampu berjalan tanpa terjatuh lagi tanpa ragu lagi dia mulai berjalan kasana kemari hingga ia merasa lelah kali ini,setelah lelah melanda tubuh anak itu membalikan badannya dan kembali menuju ke arah ibu, sambil berjalan anak itu memberikan satu senyuman kebanggan kepada ibu atas apa yang telah diperolehnya kali ini, kini dia berada kembali di dekat ibu, dan tanpa ragu ibu kembali memberikan pelukan hangatnya kepada anak itu dan ibu mengucap sebuah kata.
aku bangga padamu nak, teruslah temukan hal baru yang belum kamu ketahui di kehidupanmu, aku yakin kamu pasti bisa melewati semua hal baru itu.” anak pun bergumam dalam hati ”semoga aku mampu melewati rintangan baru yang belum aku ketahui, dan kumohon selalu berikanlah pelukan hangat ibu saat aku mulai hilang keseimbangan dalam melewati rintangan yang ada pada hidupku ini.”

☺Terima kasih ibu kau telah berikan kasih sayang dan waktumu untuk kehidupanku.♥





Kesetiaan Sinar

25 05 2009

Ketika terang sinar memancar..
Terdapat harapan yang pasti di sana.

Inginku mendekat menuju sinar.
Meski kadang mendung menutup sinar.

Hujan mengguyur hati.
Dan Badai pun ikut menggoyang.

Tapi mata masih menatap sinar.
Dan hati masih terus setia pada sinar.

Karena ku yakin sinar masih setia menunggu..
Menunggu kehadiran hati dan diri yang suci.





Pesan Dari Alam

25 05 2009

Tak datar dan penuh gelombang menempel di permukaannya, sangat sulit jika berusaha melewatinya, rintangan semakin lama semakin menjadi sulit tak tertebak oleh pikiran, batu itu seolah – olah menggambarkan perjalanan hidup manusia yang tak mampu ditebak dan bisa terjadi hal yang belum di ketahui manusia. Tinggi bila melihat keatasnya dan curam bila melihat bawahnya, itulah yang aku lakukan waktu itu, aku sedang mencoba kembali bersahabat dengan alam coba mengerti pesan yang diberikan oleh alam kepada manusia, aku sedang naik ke dinding batu yang tak beraturan dengan menggunakan seutas tali sebagai pelindungku dan dengan mengandalkan tangan ku yang lemah ku mencoba gapai harapanku yang ada di atas sana.

Sekian lama perjuangan yang aku lakukukan, sampailah aku di tengah perjalananku menyusuri batu besar itu, ditengah kokohnya batu itu akupun tak sanggup lagi menahan berat badanku yang kecil ini tuk lebih lama berada di permukaan batu itu, akupun terjatuh kebawah tanpa arah. tetapi beruntung masih ada seutas tali yang selalu setia melindungiku sehingga akupun masih deberi keselamatan dalam hidupku, aku mulai tertantang untuk semakin mengerti apa sebenarnya pesan alam yang akan di sampaikan kali ini, aku mulai membangunkan semangatku kembalai, ku minum air seteguk tuk sekedar melepasakan dahaga tubuh ini, dan ingin terus ku coba menemukan pesan alam kali ini.

Setelah tubuh merasa rileks kembali aku kembali mencengkaram permukaan batu itu dengan tanganku, setengah perjalanan telah aku lewati semakin tinggi ternyata rintangan semaki berat, terlagi ada permukaan yang rapuh sehingga pada saatku mencengkramnya permukaan tersebut pun lepas dari batu induknya, tetapi tubuh masih mampu bertahan bergelantungan di atas sana, setelah sekian lama ku mencoba bertahan dan melintasi rintangan diatas batu itu akhirnya aku mencapai puncaknya, aku berhasil melewati segala rintangan yang deberikan oleh batu itu, setelah ku menarik nafas kemenangan akupun telah menyadari pesan yang deberikan oleh alam kali ini, sebagai manusia sudah seharusnya tuk selalu berusaha akan hal yang ingin di raihnya, jangan mudah menyerah bila terjadi satu kegagalan dalam hidup. Itulah salah satu pesan yang datang dari alam kali ini, semoga kita selalu mengerti dan selalu memahami. Sobat mari kita coba terus cari pesan dari alam, janganlah pernah menjauh dari alam tetapi dekatilah dan lindungilah alam, karena persahabatan dengan alam adalah satu persahabatan yang ter indah dalam hidup ini. Gimana mau mencoba bersahabat dengan alam?





Tetes Airmata Perempuan

24 05 2009

Malam kemarin, aku mendapat sms dari seorang teman, dia menceritakan tentang apa yang dialami oleh sahabatnya, sms itu berisi penggambaran sahabatnya yang sedang di selimuti kesedihan, yang kesedihan itu tercipta akibat ulah para laki-laki yang bertindak semaunya tanpa memikirkan perasaan perempuan yang menyayanginya. Laki-laki itu memutuskan satu hubungan yang telah mereka jalani sudah lumayan lama, yang lebih menyakitkan lagi laki-laki itu memutuskan dia di depan pasangannya yang baru. Padahal laki-laki itu telah menjajikan pernikahan kepada sahabat temanku. Aku yakin semua perempuan akan menangis tanpa henti bila di perlakukan seperti itu. Ufh dasar laki-laki tak mengerti perasaan orang yang menyayangi dirinya.

Sebagai laki-laki seharusnya melindungi apa yang dia miliki bukanya palah menyakiti apa yang dia miliki, cobalah mengerti siapa yang dia sayangi dan siapa yang menyayangi. begitu banyak laki-laki yang menyakiti hati para perempuan tetapi anehnya banyak perempuan yang sangat menyayangi laki-laki yang menyakitinya, kenapa itu terjadi? Itulah perasaan hati tak mudah di fahami dan tak mudah di mengerti.

Ada satu pesan dariku untuk para sahabat dan saudaraku yang merasa perempuan, janganlah terlalu jatuh ke pelukan laki-laki yang belum sepenuhnya kalian miliki, jatuhlah kalian ke pelukan laki-laki saat irkrar ijab telah diucapkan dan dilihat oleh saksi-saksi. Dan untuk para laki-laki cobalah mengerti dan jangan mudah kalian sakiti orang-orang yang menyayangi dirimu di dunia ini. Semoga aku bisa menjadi laki-laki yang mampu mengerti dan mampu menyayangi orang-orang yang mencintai diriku ini. Amin…