Kenapa Harus Satu

19 05 2009

Kenapa Harus Satu

Satu adalah salah satu angka, tulisan, maupun kata ( ATK ) yang dicari-cari dan di impi-impikan oleh hampir seluruh umat manusia di bumi ini. Seakan angka, tulisan,kata ( ATK ) tersebut menggambarkan suatu keberhaslilan yang luar biasa bagi manusia. Hampir semua manusia akan merasa bangga apabila mendapatkan susuatu yang berhubungan dengan ATK satu tersebut, manusia akan merasa melayang diatas angin bila mendapatkan yang namanya satu. Bahkan banyak pula kecurangan yang dilakukan manusia agar mampu mendapatkan ATK satu, mnugkin karena begitu dahsyatnya kalimat satu itu.
Tapi apakah sempat kalian berfikir tentang kelemahan dari yang namanya Satu itu? Dan apakah kamu dapat merasakan suatu kebanggaan akan kelemahan yang ada dari ATK Satu itu? Yah mungkin hanya beberapa glintir manusia saja yang mampu bangga akan kelemahan tersebut, termasuk aku yang salah satunya yang mampu bangga akan kelamaha dari ATK Satu, kenapa bangga? Sebuah cerita yang kualami hari ini, saatmalam telah tiba aku mulai membolak balik semua isi buku yang aku punya, tentu saja bukan hanya membolak-balik doank, akupun mulai membaca dan belajar meresapi isi buku yang aku baca, dan alhamdulilah sedikit banyak aku mampu mengambil apa yang ada dalam tulisan yang ada didalam buku ku tersebut, untuk apa aku membaca buku tersebut, tepatnya untuk menghadapi ujian yang aku jalani esok pagi.
Malam terlewati dan matahari pun bersinar berseri, yang kulakukan saat matahari bersinar berseri ialah mengambil buku kembali, dan mencoba mengulang untuk mengambil apa yang ada dalam buku ku ini, ni lama-lama kaya puisi hehew……. ceritapun aku singkat supaya gak jadi puisi, siang pukul 13.00 WIB ( Waktunya Istirahat & Bobok ) akupun berangkat ke kampus untuk melaksankan ujian yang sudah ditentukan waktunya, jam Satu pula, sungguh benar-benar istimewa kau angka Satu. Mulailah masuk ruangan akupun ambil soal, dan duduk manis sambil kubaca soal yang telah diberi, satu soal kubaca, dua soal kubaca, sampai soal ke empat kubaca, yaitu soal terakhir, dan ternyata aku pun tak mampu berbuat apa-apa, aku hanya mampu mengerjakan satu soal yaitu soal nomer dua, sungguh istimewa kau nomer dua, sedangkan manusia-manusia di skelilingku sudah disibukan dengan pekerjaanya, bukanya sibuk ngerjain ujianya, tapi sibuk buka lipetan jack hehehewwww, maklum itung-itungan seabrek tapi gak open book mampus dewh loe semua hahahaha…….
Satu menit pun telah terlewati, dan akupun mencoba menjawab dari pertnayaan soal nomer dua, sungguh hebat kau nomer dua hingga aku pun mampu menjawab pertanyaanmu, setelah selesai menjawab pertanyaan nomer dua akupun terdiam terpaku membisu tak mampu berbuat apa-apa lagi otaku sudah buntu, Satu jam telah berlalu aku pun masih terdiam, hanya sedikit gerakan kecil dari tubuh maklum jack capek duduk Satu jam, setelah itu akupun mencoba menolehkan kepalaku kebelakang, mencoba mencari satu ilham barang kali ada satu ilham di belakang hehehew….. eh dapat ilham juga dari belakang tapi belum sempat aku menyalin dilembar jawabanku, pak dosen yang baik pun berkata ” ntar gak bisa balik kedepan kepalanya ndra….” hehehehe…… akupun nyengir geli, kalo malu sih nggak, maklum aku orangnya, kalo kata orang-orang dikampoengku sih rai gedek ( muka Tembok ) hehehe…… tapi dalam hati ini aku mengucapkan makasih pak dosen yang baik,yang ganteng, udah ingatkan aku dari kecurangan, Satu jam setengah pun telah tiba tanda waktu ujian telah habis, aku lihat kembali lembaran jawaban yang aku punya, ternyata hanya yang ada coretan penanya hanyalah nomer dua saja, yang lain hanyalah nomer dan garis-garis jawabannya saja, aku pun tertawa kecil untuk melepas lelah setelah duduk selama 90menit lamanya, akupun keluar ruangan dan yang anehnya aku bangga akan yang aku hansilkan hari ini, yaitu aku bangga akan Satu yang mungkin dapat membuat aku terjatuh, yah aku telah bangga akan jawabanku yang hanya aku dapat kerajakan hanya satu yaitu soal nomer dua, apa yang aku banggakan, yang aku banggakan ialah kejujuranku, aku bangga akan ketidak curanganku, Meski Satu mampu membunuh nilai ujianku, tapi Satu tak mampu membunuh kejujuranku. Makasih ya Alloh kau telah ingatkanku dari kecurangan-kecurangan yang semata-mata karena perbuatan setan belaka, Makasih juga buat pak dosen, yang baik,yaitu pak imron, udah ngingetin aku, alahmdulilah pak kepalanya masih biasa balik ke depan hehehehehehe…….. bimbing aku terus pak dosen, karena aku masih terus butuh bimbinganmu.
>NaTa ThE Co2<


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: