Pelukan Hangat Dari Ibu

27 05 2009

Terlihat dari jauh seorang anak kecil sedang berada dalam pelukan seorang ibu, pandangan kosong tak ada arah yang pasti di wajah anak itu, dia menunjukan seraut wajah yang polos dan penuh harapan dalam hidupnya, lama berada dalam pelukan ibu anak itupun turun dari pelukan hangat seorang ibu, ia mulai mencoba berlatih berjalan tanpa bantuan ibu yang berada di dekatnya, satu langkah, dua langkah, tiga langkah, anak itupun terjatuh, keseimbangan belum dapat ia kendalikan dengan baik, ia menangis kesakitan karena melihat lutut terluka penuh dengan darah merah tak terhenti, ibu menghampiri anaknya dibasuhnya luka yang ada pada lutut anak itu, di peluknya anak itu hingga tangispun terdengar hanya sendatan-sendatan kecil dari bibirnya. Pelukan hangat itu seakan-seakan menghilangkan rasa sakit, dan mengobati luka yang ada ditubuhnya.

Rasa sakit anak itu sudah mulai menghilang keberanianpun kembali mulai datang, dia kembali turun dari pelukan ibunya mencoba kembali menapakan kaki kecilnya di permukaan tanah yang ada di sekitarnya, langkah demi langkah telah ia lewati sesekali keseimbangan kembali terkoyah hingga dia harus berpegangan pada setiap benda yang ada di sampingnya, sesekali ibu merasa khawatir bila melihat anak sedang hilang keseimbangannya, tapi kali ini dia ingin melihat keberhasilan anaknya yang sedang mencari hal yang baru dalam hidupnya, anak itu terus mencoba berjalan menuju arah depan, setelah lama dalam usahnya dia mampu menjaga keseimbangan yang tadinya tak karuan, dan dia sekarang mampu berjalan tanpa terjatuh lagi tanpa ragu lagi dia mulai berjalan kasana kemari hingga ia merasa lelah kali ini,setelah lelah melanda tubuh anak itu membalikan badannya dan kembali menuju ke arah ibu, sambil berjalan anak itu memberikan satu senyuman kebanggan kepada ibu atas apa yang telah diperolehnya kali ini, kini dia berada kembali di dekat ibu, dan tanpa ragu ibu kembali memberikan pelukan hangatnya kepada anak itu dan ibu mengucap sebuah kata.
aku bangga padamu nak, teruslah temukan hal baru yang belum kamu ketahui di kehidupanmu, aku yakin kamu pasti bisa melewati semua hal baru itu.” anak pun bergumam dalam hati ”semoga aku mampu melewati rintangan baru yang belum aku ketahui, dan kumohon selalu berikanlah pelukan hangat ibu saat aku mulai hilang keseimbangan dalam melewati rintangan yang ada pada hidupku ini.”

☺Terima kasih ibu kau telah berikan kasih sayang dan waktumu untuk kehidupanku.♥


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: