Mimpi Dalam Lamunan

13 06 2009

Terlihat oleh mata, tapi tak jelas apa yang sedang terjadi disana.
Terdengar oleh telinga, tapi tak jelas suara yang ada.
Tetes air keluar dari mata, tapi tak terlihat membasahi muka.
Mulut berbicara dengan manisnya, tapi tak ada seorangpun mendengarnya.

Kaki terus berjalan, tapi tak terlihat langkah yang ada.
Tangan ingin menggapai, tapi jarak terasa jauh disana.
Wangi semerbak menyelimuti tubuh, tapi tak tercium oleh hidung.
Ada cinta di dalam hati, tapi diri tak mampu merasakanya.

Hingga tulang pun patah, tak ada rasa sakit dalam raga.
Kulit kini terbakar,namun tak ada luka yang menempel disana.
Ternyata diri terlelap dalam tidur,dan terbuai dalam mimpi-mimpi.
Hingga jiwa terbangun dari lamunan, dan terhentak dalam tangisan.

Kini diri telah mengerti, tangis hanyalah mimpi.
Kini hati telah fahami, cinta hanyalah lamunan.
Semua hanyalah mimpi-mimpi yang ada di diri.
Mimpi-mimpi yang ada di setiap lamunan dalam hidup ini.





Kembali Bersahabat

13 06 2009

Kali ini diantara mereka seolah tak ada satupun yang dapat memisahkan keakraban yang ada, seolah mereka bagaikan sahabat yang telah lama tidak berjumpa, mereka seolah saling melepas rindu dengan canda tawa yang ada, keceriaan kini terlihat di wajah mereka, terkadang sedikit canda dari dia membuat manusia merasa takut akan tingkah nya, tapi itulah sifat dari hewan yang satu ini suka bercanda tapi terkadang memang sangat terlihat menakutukan bila kita berada di dekatnya, dan akibatnya manusiapun meninggalkanya dan bahkan ada yang sampai tega untuk membunuhnya. Saat kita melihatnya merasa seram dan ganas sebenarnya itu akibat dari kesalahan kita sendiri yang serakah akan semua kehidupan di dunia, dengan merebut apa yang seharusnya mereka miliki manusia melakukanya, seolah itu membuat mereka geram akan tingkah yang di lakukan manusia, sehingga mereka turun dan merusak apa yang telah di miliki oleh manusia. Dan kini mereka mencoba kembali mendekati manusia untuk mendapatkan kembali kasih sayang dan perlindungan dari manusia. Disaat manusia saling bermusuhan, disaat manusia saling menghantam, kini dia kembali mencoba mendekat kepada manusia, dan mencoba bersahabat kembali dengan manusia, itulah dia.
nyet2
Semoga manusia-manusia yang sedang bermusuhan saat ini, mau kembali bergandengan tangan dan kembali menjalin satu persahabatan kembali. Dia saja yang bukan manusia mau menjalin kembali persahabatan dengan manusia, walau mereka telah dilukai oleh tangan-tangan manusia mereka masih mau berdekatan dengan manusia. kenapa kita sebagai sesama manusia tidak bisa merangkul kembali sehabat-sahabat kita yang telah pergi meninggalkan kita.?

Mari kita rangkul kembali sahabat-sahabat kita yang telah pergi, berikan pelukan yang hangat untuknya, agar mereka merasa nyaman bila ada di sisi kita, semoga aku bisa.