Patah Di Pagi Hari

16 06 2009

Jam setengah empat pagi waktu itu, aku telah terbangun dari tidurku, kuambil air wudhlu dan kemudian menghadapNYA, ya pagi itu aku hendak kembali melakukan perjalanan menuju ke megelang untuk melakukan regestrasi di kampus yang waktu registrasi tinggallah hari itu saja. Setelah aku memanasi kuda pacuku akupun segera bergegas mengemasi barang bawaanku dan berpamit kepada kedua orang tuaku yang telah terbangun karena aktifitasku pagi itu, sebelum aku memacu kuda roda duaku ibuku berpesan, “hati-hati di jalan tidak usah kebut-kebutan”. akupun menjawab dengan kata yang singkat “ya”.

Jalanan masih sepi belum begitu banyak kendaraan yang lalulalang dijalanan pagi itu, hanya sesekali terlihat kendaraan orang yang akan berangakat menuju ke pasar untuk mencari stitik rizki yang akan datang hari itu. Kuda aku pacu dengan kecepatan yang sedang waktu itu, hingga aku berhenti di suatu SPBU di kota itu, kuda ku kini sudah minum hingga perutnyapun tak ada ruang lagi untuk menampung lagi bahan bakar yang ada, kembali ku starter kendaraanku pagi itu untuk melanjutkan perjalanan yang masih jauh gigi aku masukan dan gas aku pelintir dengan tenaga yang cukup besar, jarum sepidometer menunjukan diarah angka 90km/jam kecepatan yang lumayan tinggi, maklum jalan masih sepi dan aku pun ada janji untuk berangkat bareng dengan seorang cw di kota selanjutnya hehehe…..

Setelah kecepatan sudah cukup setabil menurutku waktu itu, di jarak sekitar 3km dari SPBU terjadi sesuatu pada diriku, terlihat sebuah bus besar dari lawan arah di depanku, bus itu menyalakn lampu dim kearahku hingga mataku silau dibuatnya, tak kuhiraukan kecepatan, kudaku masih cukup kencang hingga bus itu melewati posisiku, tapi anehnya waktu bus telah melewati aku, mataku seolah gelap tak mampu melihat apa-apa dan dalam sektikapun terdengar suara “bruaaaaakkkkk” kuda dan tubuh ku terseret di atas aspal, saat terseret aku baru tersadar ternyata aku telah menabrak sesuatu, yang aku sendiri tak tahu apakah yang berada di depanku dan yang aku tabrak itu. Sekitar 5Meter aku terseret di atas hitamya aspal, aku terbangun segera menepikan kuda kesayanganku yang bagaian depanya kini telah hancur, tak terlihat lagi kecantikan ditubuhnya. Saat aku melihat arah belakangku aku langsung panik setelah melihat sesosok laki-laki tua yang tergeletak di atas asapal hitam itu. Aku tersadar ternyata aku baru saja menabrak sebuah becak yang dikendarai oleh lelaki tua itu. Astaghfirruloh gumamku dalam hati.

Ku hampiri lelaki tua itu, terlihat darah mengalir di kupingnya setelah ku dekati lebih dekat ku coba mengatakan sesuatu kepadanya, tetapi tak ada jawaban dari mulutnya, aku kembali mencoba menanyakan keadaan kepada lelaki tua itu, sedikit lega saat lelaki tua itu mengeluarkan rintihan dari mulutnya, dan akupun mencoba menggapai tubuhnya dan berbisik di telinganya menanyakan keadaanya, diapun hanya merintih adanya. Setelah terlihat di membuka mata, aku mulai mencoba membangunkan dirinya dan membawanya menuju ke tepi jalan yang masih sepi waktu itu, beruntung ada berberapa orang di sekitar TKP sehingga aku meminta bantuan kepada mereka untuk segera menepikan becaknya yang telah hancur sebagian karena tertabrak kuda perkasa ku. Kali ini aku menemani laki-laki tua yang tertabrak oleh ku. Dan aku terkejut saat melihat bahu kirinya ternyata turun sebelah dari posisi normalnya, hufh ulahku sungguh membuat orang lain menderita fikirku saat itu.

Allhamdulilah semua urusan pagi itu telah usai dengan damai, akupun bergegas kembali menuju kerumah. sampai aku di rumah .aku merebahkan tubuh di tempat tidurku, tak sadar aku mengepalkan tangan kiriku saat itu pula aku merasakan sakit yang luar biasa di bagian telapak tangan sebelah tengah, tepatnya tulang jari tengah yang kurasakan terasa sakit, saat tangan mengepal terdengar suara “klek” di telapak tanganku, seketika aku mengambil kesimpulan terjadi patah tulang di tanganku. Akupun langsung memberi tahu orang-orang yang ada di rumahku yang sedang membicarakan kejadianku pagi itu. Tak menuggu lama aku dan pak,le.. langsung berangkat menuju ke rumah sakit, setelah pengetesan telah usai, dokter berkata dengan senyum khasnya ”kalau tangan nya patah giamna mas?” aku dengan enteng dan sambil nyengir dan menjawab ”kalau memang masih bisa di benerin ya di benerin, tapi kalau emang harus di amputasi ya di amputasi” alhasil akupun menggendong tanganku selama satu bulan hehehe….. ya itulah aku, selalu menganggap tak ada masalah walau sedang berhadapan dengan masalah. Yang aku sendiri tak tahu sikap seperti itu benar atau salah?.
Tapi ada yang tidak dapat aku habis fikir saat aku menepikan becak yang aku tabrak waktu itu, dengan kondisi tangan patah kenapa aku mampu menyeret-nyeret puing-puing becak yang masih lumayan berat bila diangkat. Sungguh kebesaran Nya telah memberikan kekuatan pada diri yang lemah ini, apa yang di kehendaki Nya semua hal pasti dapat terjadi. Terimakasih ya Rabb….

Cerita ini terjadi sekitar dua tahun yang lalu,banyak kesalahan yang aku lakukan di pagi itu. Yang jelas aku akan memohon maaf kepada ibuku karena aku tak mau mendengar dan menuruti perintah yang di sampaikan olehmu, maaf kepada cw yang telah menugguku pagi itu hehehe…. karena aku tak mampu menepati janjiku waktu itu. Maaf tak lupa ku haturkan kepada kakek tua yang telah ku tabrak pagi itu, karena tingkahku telah mebuat rasa sakit dalam tubuhmu.
Semoga allah mau mengampuni dosaku, karena aku tak maumendengar kata ibu, amin…


Actions

Information

3 responses

16 06 2009
achoey

Hanyalah orang cerdas yang mampu mengambil hikmah dari setipa kejadian yang menimpanya.
Dan kau mampu melakukannya. Salut🙂

16 06 2009
achoey

Hehehe, aku lagi semangat
Postingan di blogdetikku esok terbit dua postingan, pagi dan siang😀

Makasih ya dah berkunjung ke sana

17 06 2009
endra winata

wah hebat…..
sama-sama kang….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: