Ketika Keburukan Di Bicarakan

30 06 2009

Siapakah dan apakah yang kita bicarakan saat kita sedang berbincang dengan teman, sahabat, saudara, atau orang-orang yang ada di sekeliling kita? Aku teringat saat kejadian sore itu, waktu itu aku sedang duduk bersiap untuk masuk lapangan futsal yang masih terisi oleh orang yang sedang bermain disana, waktu itu aku sedang menunggu giliran kelompok ku untuk bermain, disampingku duduk seorang teman yang boleh dikatakan cukup akarab denganku, sambil meminum air mineral yang ada, kami pun berbincang tentang urusan bola, yang namanya laki-laki kalau sudah membicarakan bola maka terlarutlah dibuatnya, tapi aku terkejut saat teman ku itu mengalihkan topik perbincangan kami yang semula membicarakan indahnya permainan bola kini berganti perbincangan dengan topik tentang diri orang lain, kali ini aku mencoba tak menghiraukan apa yang dia katakan, karena aku sedang mencoba untuk tidak membicarakan orang lain karena aku sadar pasti akan berujung ke hal-hal yang jelek yang di miliki orang lain, aku mencoba terus diam tanpa kata dan akhirnya datang juga ucapan dari temanku itu, setiap katanya sudah mulai membicarakan tentang kejelekan orang lain, aku terus mencoba diam tak menghiraukan kata-katanya, tetapi dia semakin menjadi bahkan setiap katanya mulai keluar dengan nada emosi yang memuncak, saat itu pula aku langsung naik darah dan ku keluarkan kata yang ternyata semakin membuatnya emosi, waktu itu ku ucapkan kata “kenapa tidak di ajak berantem saja orangnya daripada hanya ngomong unek-unek mu didepan orang lain” ku keluarkan kata-kata itu karena kuping ini tidak kuat lagi mendengar apa yang dia bicarakan, itu ku lakukan juga karena dia selalu sering membahas kejelekan sifat orang lain di setiap perbincangan yang dilakukan itu bukan dengan aku saja tapi juga dengan teman – teman lain dia membahasnya, hanya saja temanku-temanku yang lain tak mampu berontak seperti halnya aku, entah karena takut atau karena hanya ingin menjaga perasaanya saja.

Akibat ucapan yang aku lontarkan itu ternyata dia terpancing emosinya dia pun mengucapakan kata-kata yang tak mau aku dengar dan segeralah aku meninggalkan dia duduk sendirian disana, karena aku tak ingin emosi yang sedang berada di dalam diri ini semakin bertambah yang mampu membuat hal yang buruk yang tidak aku inginkan karana aku salah satu tipikal orang yang nekat bila aku sudah terpojok dalam kekalahan. Aku tersadar akan kesalahan yang aku lakukan kali ini ternyata karena ketegasanku mampu membuat orang tersinggung dan membakar emosi orang lain, dan hampir saja aku membuat kesalahan untuk mengadu domba sesama sahabat, hufh ampunilah aku ya Allah, semoga kejadian waktu itu mampu menjadi pelajaran yang berarti bagiku untuk tidak mengumbar ke nekatan dan ketegasan yang aku miliki. Dan sekarang aku akan terus mencoba untuk tidak membicarakan tentang kejelekan yang di miliki orang lain, karena sekarang aku mampu berfikir, yang terbaik untuk diri ku belum tentu yang terbaik untuk orang lain. Dalam diri ini masih banyak salah dan dosa, maka belum pantaslah untuk mengaduk-aduk kesalahan orang lain, yang perlu dilakukan untuk diri ini hanyalah perbaiki dan terus perbaiki semua kejelekan yang ada di diri sendiri.
Semoga aku mampu….


Actions

Information

2 responses

30 06 2009
Nda

Kalimat bijaksana akan lbh mdh utk dterima dgn ksejukan yg bs mnuntun hti mnjdi lbh baik.

1 07 2009
Hariez

ketika kata-kata mnyayat jiwa, seringkali akal tak jadi presisi….namun aku salut dengan apa yang kau akui disin sobat…butuh keberanian besar untuk mengakuinya dan belum banyak yang mampu melakukan hal itu, namun kau berani mengakuinya …..salut

-salam- ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: