Antara mimpi dan kenyataan

11 07 2009

Beberapa waktu malam yang telah lalu ada sebuah mimpi yang masuk kedalam tidurku, dalam mimpi itu tergambar seorang pengendara sepeda motor memacu dengan kecepatan yang tinggi di suatu tikungan jalan yang ada di desaku, alhasil pengendara sepeda motor itu tak mampu mengendalikan kendaraanya itu sehingga menabrak satu sepeda motor yang tengah terparkir di tepi jalan, yang membuat terkejut banyak orang ialah, sang pengendara ternyata tergeletak tak bernyawa di tepian jalan itu. Setelah terpanting akibat menabrak kendaraan yang terparkir di tepi jalan itu. Akupun kaget melihat hal seperti itu dan itu membuatku terbangun dalam tidurku dan aku tersadar itu hanyalah mimpiku, itu hanyalah bunga tidurku dimana bunga itu kali ini tak tercium wangi yang semerbak di dalam nya.

Kini pagi telah datang akupun mulai berkemas menyiapkan segala sesuatu untuk keperluanku nanti di rumah, ya pagi itu aku akan melakukan perjalanan pulang kampung karena ada sedikit waktu libur dalam kuliahku. Dengan mengingat mimpiku semalam aku memacu kedaraanku dengan perlahan dan hati-hati, dalam fikiranku kali itu mungkin mimpi semalam adalah sedikit teguran agar aku selalu bisa berhati-hati dalam berkendara, memang kalau sedang mengendarai sepeda motor tak ada teman yang membonceng pasti akan ku pacu kendaraanku dengan kecepatan yang tinggi, 2jam berada di perjalanan akhirnya telah sampai di rumah tercintakau dan segeralah ku istirahat kan tubuhku. Waktu sore menjelang akupun keluar rumah untuk sekedar menyapa teman-teman yang ada di kampungku, sambil duduk dan bercanda tawa di bangku yang terpasang di pinggir jalan, kami menikmati sore itu dalam suasana yang asik, tiba-tiba ada sebuah pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi terpeleset di jalan beraspal yang tak licin hingga pengendara yang berboncengan itu terseret terbawa kendaraanya, yang lebih mengerikan lagi motor itu menabrak pengendara sepeda motor lain yang berjalan dengan lambat alhasil luluh lantah lah semua sekitika.

Kami mencoba menghampirinya dan mencoba melihat keadaanya terlihat tiga orang tergeletak kali ini, kami mncoba menolongnya alhamdullillah semua baik –baik saja hanya luka-luka kecil terlihat disana, tapi saat kami akan mencoba menolong orang yang membonceng sepeda motor yang terpeleset itu dia meringis kesakitan sambil memegang dadanya, ah aku berfikir mungkin kah yang terluka tulang rusuknya, semoga saja bukan.segera kami ajak mereka untuk berteduh untuk sedikit menghilngkan rasa sakit yang tengah di derita. Sungguh hari itu membuat detak jantungku berdetak lebih kencang daripada hari-hari biasanya, tapi yang menjadi pertnyaan dalam fikiranku ialah apakah mimpiku semalam merupakan pertanda akan kejadian yang terjadi di sore itu? Hanya Allah SWT, yang maha tahu.


Actions

Information

One response

11 07 2009
Hariez

lelap mu terbayangkan dari mimpiku sahabat..

-salam- ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: