Bait – Bait Perjalanan

12 07 2009

Lelah luruh dan terhenti, Meski nasib masih tersamar.
Tapi rasa raga tak kuasa.

Bukan takut karena kalah tapi karena memandang nyata.
Merah, hijau, putih, biru, hitam,terkadang kelabu.

Semua itu terangkum dalam setiap episode.
Episode yang terlewati dan harus di lalui.

Bahagia, asa, indah, senyum, tawa, dan sedih.
Tak sedikit air mata menjadi lukisan nya.

Langit luas akan tetap menjadi biru.
Laut luas pun akan tetap membiru.
Hati luas juga akan terus berusaha menjadi biru.


Actions

Information

One response

13 07 2009
ceuceusovi

hmm…puisi tentang perjalanan hidup ya.. bagus.. keep writing yaa..makasi dah mampir..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: