Hilang Karena Rasa

20 07 2009

Saat kau melihatku, ku ingin selalu ada senyum di wajah mu.
Saat kau bersamaku, ku ingin selalu ada tawa kegembiraan di dirimu.

Saat ku lelah, kuingin kau menjadi sandaran tubuhku.
Saat ku bersedih, ku ingin kau usap air mata ku.

Saat ku jauh, ku ingin kau selalu merindukan ku.
Saat ku tak mampu menemuimu, ku ingin kau selalu mengingat diriku.

Saat ku pergi, ku ingin kau jangan tangisi aku.
Saat aku tak ada di dunia, ku ingin kita bersama di alam sana.

Itulah yang ku harapkan jika kau berada di sampingku. Dan inilah yang aku lakukan bila kau berada di sampingku :

Kan kucoba untuk selalu tersenyum bila melihat wajah mu.
Kan kucoba selalu tertawa saat kita bersama.

Aku selalu siap menjadi sandaran tubuh mu.
Kan ku berikan tanganku untuk mengusap air mata mu.

Ku selalu merindukanmu, ku selalu mengingat mu.
Hingga kau pergi, kan ku lepas diri mu dengan senyum ku.

Tapi kini kau menghilang karena sebuah rasa yang datang, rasa yang membuatmu tak nyaman bila berada di sampingku. dan kini ku ucap :

Di dunia persahabatan kita tak lama,
Maafkan aku yang tak mampu mempertahankan nya.

Semua itu karena rasa, rasa yang di miliki setiap insan manusia.
Tak sewajarnya rasa itu ada, dan hadir diantara persahabatan kita.

Rasa itu membuat kau pergi, dengan panas api yang membara.
Semoga kau mau untuk kembali ke sini, menerimaku kembali sebagai sahabatmu lagi.
Karena aku yakin bila kau kembali, persahabatan akan terasa lebih indah lagi.