Apa Yang Tertanam Dan Apa Yang Tinggal Di halaman Hati ?

31 10 2009

Ke indahan itu kini kembali nampak, tapi entah kenapa diri masih terasa takut untuk kembali mendekat, teringat dahulu waktu pertama kali kedua mata melihat ke indahan itu datang menghampiri satu ke kosongan dalam satu perjalanan hidup ini, ke indahanya seakan membius tubuh, hingga semangat, senyum, dan kegembiraan pun datang membuat terasa menyenangkan dalam suatu perjalanan hidup ini. Tak hanya mampu melihat tapi diri mulai semakin dekat dengan ke indahan itu dan diri mengatakan sugguh ingin menjaga ke indahan itu, tapi karena semakin dekat pula membuat diri harus kembali memilih jalan yang terbaik untuk hidup ini, karena diri telah tahu bahwa sesugguhnya ke indahan itu telah di jaga oleh orang lain dan mungkin memang ke indahan tak mau untuk dijaga oleh diri ini.

Kini dia kembali terlihat dan sudah tak ada lagi yang menjaga nya, sesugguhnya ingin kembali tuk mendekat tapi entah kenapa terasa berat dalam hati untuk melewati jalan yang tak ada ilalang, mungkin memang aku merasa belum bisa dan pantas untuk menjaga ke indahan itu atau memang mungkin diri ini tak pantas berdiri di samping keindahan yang sebenarnya di inginkan. Mungkin saatnya harus kembali berjalan tuk menentukan kemana arah dan tujuan yang terbaik di dalam hidup ini dengan masih berharap dan terus berharap untuk bisa berdiri di samping ke indahan, karena dalam diri mersakan ada yang tertanam dan tinggal di halaman hati.

Lama gak posting dan kini kembali dengan postingan yang tak bisa ku mengerti, sebenernya aku nulis apaan ya? Bingung ma postingan sendiri hehew…..
Apa kabar sahabat – sahabat ku?