Seperti Angin

23 02 2010

Angin kenapa kau selalu lari.
Ku ingin berkata jujur sesungguhnya kini ku lelah.
Lelah tuk selalu terus mengejarmu.

Angin berhentilah.
Berhenti dan berdirilah di tempat ini dan jangan kau lari lagi.
Berilah selalu kesejukan itu untuk ku.

Angin kini di sisi menemani langkah demi langkah dalam sebuah perjalanan, seolah dia selalu setia memberi kesejukan yang penuh arti, tak dapat di pungkiri diri terkadang terasa panas hingga kulit seolah mengelupas tapi terasa dingin bila angin setia mengiringi, sampai kapan kah angin selalu memberi ksejukan itu, apakah dia kan selalu setia di sisi hingga aku enyah dari muka bumi, atau dia kan kembali berlari hingga membuat ku harus berlari kembali dalam sebuah keadaan yang telah lelah, sudah lah biarkan waktu yang kan menentukan nya…. tapi aku kan terus berharap padamu angin tetaplah di sini, sejukanlah selalu hati dan diriku ini, karena ku tau diriku kini telah lelah tuk kembali berlari…


Actions

Information

6 responses

24 02 2010
zulhaq

angin….berilah selalu kesejukanmu, tanpa tercampur oleh debu yang mengotorimu

28 02 2010
''-dany S-''

brgx masuk angin….

28 02 2010
''-dany S-''

mbok masuk angin nat

13 03 2010
Nafi' Abdul Hakim

dan jangan sampai lupa kalau angin selalu mendampingi kita kapanpun…

maaf baru mampir..
cz baru bisa OL

20 03 2010
gerhanacoklat

angin itu kan kembali suatu hari
pa kabarmu endra?

22 03 2010
edda

Angin kn emg slalu brubah :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: