Karang Tak Mampu Di Pecah Ombak Tapi Karang Mampu Terkikis Ombak

11 05 2010

Berkali – kali ombak mencoba tuk memecahkan karang yang bediri kokoh di tepian pantai. Karang masih beridiri kokoh hingga ombak sendiri yang terpecah tak beraturan, titik demi titik air laut menyebar tanpa arah terbawa hembusan angin yang menuju ke pantai. Mungkin sebuah usaha yang sia – sia bagi ombak yang mencoba memecahkan karang itu, tapi begitulah ombak selalu mencoba tuk bisa memecahkan karang yang kokoh itu, ombak mengakui kalau memang dia tak akan mampu memcahkan karang yang berdiri kokoh itu, tapi sebuah keyakinan muncul kalau dia mampu mengikis sedikit demi sedikit kerasnya karang itu, entah kapan karang itu hilang, dia sadar butuh waktu yang cukup lama tuk mampu mengikis karang yang kokoh itu sampai tak tersisa, hingga ombak mampu menjamah lembutnya pasir pantai yang putih penuh dengan sebuah ke indahan.

Jangan pernah berharap mampu melihat ombak memecahkan sebuah karang yang beridiri kokoh begitu saja, tapi coba lihatlah ombak itu mengikis sedikit demi sedikit karang itu, entah sampai kapan mampu melihatnya mungkin diri kan selalu di selimuti sebuah rasa kebosanan, hingga terfikir nikmati saja ombak yang melaju ke sisi pantai tanpa ada sebuah penghalang karang yang tak kunjung hilang. Saat memandang karang yang masih berdiri kokoh itu dan ombak masih menghantam tanpa lelah, hati berkata dan penuh tanya, sampai kapan? Mungkinkah ombak mampu mengikis karang itu hingga habis tak tersisa? Entah sampai kapan itu bisa terjadi mungkin itu hanya sebuah angan dari seorang yang bodoh, yang masih terus setia melihat ombak mengikis karang….





Mimpiku Kini

1 05 2010

Mengingat waktu kecil, banyak impian yang ingin aku capai, mulai dari ingin menjadi dokter, tentara, presiden dan bla….bla….bla….tapi semua hanya sebuah impian yang mungkin tak kan pernah tercapai, semua hanya impian, semua hanya angan, karena kini aku masih saja duduk disini tak beranjak pergi, terasa sulit untuk beranjak segera bangkit untuk mengejar semua impian – impian itu. Entah setengah tahun lagi, atau setahun lagi, tapi aku tak kan pernah menyerah selalu berusaha melawan karang yang ada di depan terus berlayar dengan sebuah kemampuan dan kesungguhan ya itulah aku.

Tersadar akan sebuah kemampuan, mungkin sekarang aku tak akan mampu lagi tuk mengejar semua impian waktu kanak – kanak ku, tersadar akan banyaknya sebuah kesalahan dalam hidup yang aku jalani, tapi biarlah semua menjadi sebuah pembelajaran yang berarti di dalam kehidupanku, aku tak akan pernah menyesal akan apa yang telah aku lakukan, semua itu adalah sebuah jalan yang telah aku pilih baik buruknya memang harus aku lalui tak pantas aku mengeluh tak perlu aku menyesal, kini aku ingin kembali mencari sebuah impian yang penuh arti dalam sebuah perjalanan hidup.

Bila hati kini bicara, tak kan pernah lagi aku kan mengejar semua impian – impian waktu kecilku, karena bila kulihat saat ini semua semu, tak jelas bila di lihat dalam sebuah posisi ku saat ini, seolah tak ada lagi harapan lagi tuk mengejar semua impian waktu kecilku itu. Tapi dari semua itu masih ada sebuah impian yang masih ingin dapat dalam hidup ini, dalam semua sisa hidupku kini aku bermimpi ingin mejadi yang terbaik buat diri sendiri, dan menjadi yang terbaik untuk orang lain aku sadar impian itu sulit untuk bisa aku gapai, tapi aku tak akan menyerah ku kan selalu mencoba tuk bisa menggapai sebuah impianku kali ini.

Menjadi yang terbaik untuk diri sendiri dan menjadi yang terbaik untuk orang lain sulitkah itu? Bagiku sangatalah sulit