Ngobrol Sejarah

25 01 2014

Selamat malam kawan,
Soal sejarah, di indonesia sangatlah kaya akan sebuah sejarah, mulai dari masa purba, kerajaan hingga masa reformasi juga udah masuk ke sejarah kali ya? *nggak yakin*. Hehehe….

Ngomong – ngomong soal sejarah saya ingin berbagi cerita masalah sejarah yang ada di daerah tempat tinggal saya Desa sempor, Kabupaten Kebumen. Sebenernya ini gara – gara tadi siang setelah gempa 6,2SR yang berpusat di laut selatan kab. Kebumen saya jadi ngobrol sejarah bareng bapak saya.

Awal mula ngobrolin gempa trus menjalar ngobrolin waduk sempor yang berada di dataran tinggi desa sempor lebih tepat posisinya berada di sebelah atas rumah saya. Dan kabar terkini entah itu isu atau benar bahwa waduk sempor mulai mengalami keretakan, makannya kalo ada gempa kayak tadi siang jadi parno sob, takut jebol se waktu – waktu.

Menurut cerita dari bapak saya waduk sempor dulunya adalah sebuah pemukiman penduduk yang kemudian di bangun menjadi sebuah bendungan. Menurut cerita waduk tersebut ada juga sudah ada prediksi dari orang – orang dulu cuma menggunakan istilah yang sedikit menggelitik menggunakan bahasa jawa di antaranya adalah ” iwak sepat mangan wit krambil ” yang artinya ( ikan sepat makan pohon kelapa ) dan hal tersebut jika di nalarkan dengan kenyataan maka akan memiliki arti bahwa pemukiman yang banyak pohon kelapanya akan di penuhi oleh air dan akan terdapat banyak ikan yang mencari makan di dalamnya. Seperti keadaan sekarang pemukiman tersebut sudah menjadi sebuah waduk yang terdapat banyak ikan di dalamnya.

Jujur saya kadang geli bila mendengar cerita – cerita seperti itu tapi pada kenyataannya bila di hubungkan dengan pengartian yg tepat maka ungkapan seperti itu emang terjadi dan tepat. Sebenarnya banyak cerita – cerita sejarah lagi di. Daerah saya ini, ada juga cerita tentang peperangan antara tokoh ramayana Werkudara dan Suyudana yang saling melempar batu dalam peperangan yang pada akhirnya di ceritakan Suyudana lah yang mengalami kekalahan. Makanya di daerah sempor terdapat bukit yang berbatu sangat besar yang di namakan batu kedoya ceritanya di bukit itulah Suyudana di makam kan.

Cerita sejarah di daerah sempor juga tak sekedar itu yong notabene seperti hanya dongeng belaka tapi ada juga cerita di masa penjajahan Belanda dan Jepang hingga masa pemberontakan PKI. Salah satu cerita tentang masa penjajahan belanda adalah saat sorang pahlawan yang telah gugur di makamkan di bukit kedoya, dan ceritanya makam pahlawan tersebut sempat di bongkar setelah di bongkar ternyata jasad pahlawan tersebut masih utuh hingga makamnya di pindahkan di tempat pemakaman umum yang biasa. Ada pula kisah tentan warga pribumi yang menjadi mata – mata belanda yang bertugas memata – matai keberadaan pejuang indonesia. Dan lambat laun mata – mata tersebut tercium tingkah kejahatannya hingga mendapat hukuman tembak mati di liang yang di persiapkan khusus untuk tempat eksekusi mati mata – mata tersebut.

Sebenernya masih banyak kisah sejarah yg di ceritakan oleh bapak saya tadi siang, tapi kalo saya ceritakan satu per satu capek saya sob soalnya ngetiknya pake HP hehehehe…. Jadi mungkin hanya itu yang bisa saya bagi malam ini semoga berkenan ya sob terimakasih… Ternyata cerita sejarah asik loh sob…
Wassalamualaikum Wr.wb


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: