Please Visit

2 02 2012

Let’s Share

Kunjungi blogg saya juga, Klik Let’s Share





Batu Kecil Menyakitkan

28 03 2010

Saat kau melihat sebuah batu besar.
Akan jelas terlihat dengan jelas.
Hingga kau injak kan kakimu di atasnya.
Tak akan terasa sakit di telapak kaki.

Tapi saat kau tengah berjalan tanpa alas kaki.
Menyusuri sebuah jalan yang mulus.
Kadang terdapat sebuah batu kecil yang tak terlihat.
Dan jika kau menginjaknya akan terasa sakit di telapak kaki.

Sebuah pembelajaran dalam hidup.
Janganlah mengambil keputusan.
Sebelum jelas apa yang sebenarnya terjadi.

Akan terasa lebih sakit.
Bila kita mengambil sebuah keputusan pergi.
Sedangkan kita tak mengerti sebuah masalah yang belum kita ketahui.

Magelang, 28/03/2010





Lamunan Menjelang Ter Lelap

24 11 2009

Wangi selalu mengiri sebuah perjalanan yang panjang.
Indah terlihat warna yang memancar saat mata memandang.

Setangkai bunga berada di sisi tubuh.
Setia menemani di setiap langkah menyusuri jalan.

Tak ada rasa lelah, dan tak ada rasa takut dalam perjalanan.
Karena tubuh tengah terbius dalam sebuah ke indahan yang ia berikan.

Terasa damai saat berdua dan berjalan dalam sebuah ikatan.
Hingga mampu menggapai sebuah kebahagiaan.

Tapi semua itu pergi, saat bunga menghilang di sebuah ruang yang gelap.
Dan diri tersadar semua hanyalah lamunan menjelang terlelap.





Apa Yang Tertanam Dan Apa Yang Tinggal Di halaman Hati ?

31 10 2009

Ke indahan itu kini kembali nampak, tapi entah kenapa diri masih terasa takut untuk kembali mendekat, teringat dahulu waktu pertama kali kedua mata melihat ke indahan itu datang menghampiri satu ke kosongan dalam satu perjalanan hidup ini, ke indahanya seakan membius tubuh, hingga semangat, senyum, dan kegembiraan pun datang membuat terasa menyenangkan dalam suatu perjalanan hidup ini. Tak hanya mampu melihat tapi diri mulai semakin dekat dengan ke indahan itu dan diri mengatakan sugguh ingin menjaga ke indahan itu, tapi karena semakin dekat pula membuat diri harus kembali memilih jalan yang terbaik untuk hidup ini, karena diri telah tahu bahwa sesugguhnya ke indahan itu telah di jaga oleh orang lain dan mungkin memang ke indahan tak mau untuk dijaga oleh diri ini.

Kini dia kembali terlihat dan sudah tak ada lagi yang menjaga nya, sesugguhnya ingin kembali tuk mendekat tapi entah kenapa terasa berat dalam hati untuk melewati jalan yang tak ada ilalang, mungkin memang aku merasa belum bisa dan pantas untuk menjaga ke indahan itu atau memang mungkin diri ini tak pantas berdiri di samping keindahan yang sebenarnya di inginkan. Mungkin saatnya harus kembali berjalan tuk menentukan kemana arah dan tujuan yang terbaik di dalam hidup ini dengan masih berharap dan terus berharap untuk bisa berdiri di samping ke indahan, karena dalam diri mersakan ada yang tertanam dan tinggal di halaman hati.

Lama gak posting dan kini kembali dengan postingan yang tak bisa ku mengerti, sebenernya aku nulis apaan ya? Bingung ma postingan sendiri hehew…..
Apa kabar sahabat – sahabat ku?





Rinduku Padamu

6 10 2009

Apakah kau tak mau lagi bersahabat denganku.
Apakah kau kini benar –benar marah kepadaku.

Kau palingkan wajah yang indah dan manis milikmu.
Dan kini kau tunjukan adalah wajah yang tersirat dengan emosi.

Aku sadar semua itu karenaku.
Aku tahu mungkin semua karena aku tak peduli lagi kepadamu.

Sesungguhnya aku meraskan kerinduan dan kehangatan pelukanmu.
Wahai alam peluklah kembali tubuh kecilku.

Maafkan lah semua salah ku kepadamu.
Dan marilah kembali bergandeng, dan bersahabat dengan penuh kemesraan.